Review Samsung
Galaxy Tab S9 FE+ 2026
🎯 Verdict Cepat
Samsung Galaxy Tab S9 FE+ adalah tablet produktivitas mid-range terlengkap dari Samsung. Kombinasi layar 12.4\", S Pen bawaan, RAM 12GB, baterai 10090mAh, Samsung DeX, dan IP68 menjadikannya pilihan terbaik untuk pelajar dan pekerja yang butuh tablet serbaguna.
⚠️ Kekurangan: Chipset Exynos 1380 kalah dari kompetitor di harga lebih murah, layar TFT (bukan AMOLED), 90Hz saja.
≤9ms Latensi
10090mAh 45W
🏆 Skor Keseluruhan & Verdict
⭐ Best Mid Tab 2026
+Kelebihan
- ✓Layar 12.4" 90Hz TFT LCD — layar terbesar di lini S9 FE, ideal untuk produktivitas, streaming, dan kreativitas
- ✓RAM 12GB terbesar di kelasnya — multitasking sangat lancar, bisa buka banyak aplikasi berat bersamaan
- ✓Baterai 10090mAh raksasa — ketahanan baterai terlama di kelas mid-range, bertahan 12–16 jam penggunaan normal
- ✓Storage 256GB bawaan — tidak perlu microSD tambahan, simpan ribuan file tanpa khawatir penuh
- ✓Support S Pen (termasuk dalam kotak) — pencatatan tangan, sketsa, dan anotasi langsung bisa dilakukan
- ✓Samsung DeX — jadikan tablet seperti desktop PC saat dihubungkan ke monitor, meningkatkan produktivitas berlipat
- ✓IP68 water & dust resistant — tahan air hingga 1.5 meter 30 menit, cocok untuk pengguna aktif
- ✓One UI 6.1 + 4 tahun update OS — dukungan software jangka panjang, investasi yang lebih aman
- ✓Ekosistem aksesori Samsung lengkap — keyboard cover, S Pen, book cover tersedia resmi
- ✓Garansi resmi Samsung Indonesia + service center luas — kenyamanan purna jual terbaik
−Kekurangan
- ✗Exynos 1380 kalah dari Snapdragon — AnTuTu 560 ribu tertinggal dari Xiaomi Pad 7 (SD 7+ Gen 3, 850k) di harga lebih murah
- ✗Layar TFT LCD (bukan AMOLED) — warna kurang vivid dibanding Samsung Tab S9 yang AMOLED di harga lebih mahal
- ✗Refresh rate 90Hz — Xiaomi Pad 7 dan Poco Pad menawarkan 144Hz di harga lebih rendah
- ✗Kamera 8MP biasa — hanya untuk video call, bukan untuk fotografi serius
- ✗Harga Rp 7.5 juta relatif tinggi — ada kompetitor dengan performa chipset lebih tinggi di harga lebih murah
- ✗Tidak ada USB 3.x — USB-C 2.0 membatasi transfer data dan output video eksternal
- ✗Tidak ada fingerprint — hanya face unlock 2D (seperti kebanyakan tablet Samsung lini FE)
- ✗Bobot 627g terasa berat — untuk tablet 12.4", memegangnya satu tangan dalam waktu lama bisa melelahkan
📊 Spesifikasi Lengkap
| Chipset | Samsung Exynos 1380 (5nm, octa-core, hingga 2.4GHz) |
| GPU | ARM Mali-G68 MP5 — gaming kasual dan streaming 4K lancar |
| RAM | 12GB LPDDR4X + RAM Plus virtual hingga 12GB (total 24GB virtual) |
| Storage | 256GB UFS 2.2 + slot microSD hingga 1TB |
| Layar | 12.4" TFT LCD 90Hz, 2560×1600 WQXGA+, 244 ppi, hingga 420 nits |
| Kamera Belakang | 8MP f/2.0 — untuk dokumen scan, video call, dan foto standar |
| Kamera Depan | 10MP f/2.4 — video call lebih tajam dari versi FE standar |
| Baterai | 10090mAh, 45W Super Fast Charging (0–100% ~90 menit) |
| S Pen | Termasuk dalam kotak — latensi rendah, ideal untuk catatan & sketsa |
| OS | One UI 6.1 (Android 14) + 4 tahun update OS + 5 tahun security patch |
| Konektivitas | WiFi 6 (802.11ax), Bluetooth 5.3, USB-C 2.0, GPS, NFC |
| Ketahanan | IP68 — tahan air 1.5m/30 menit, tahan debu |
| Dimensi | 285.4 × 185.4 × 5.8mm, 627g — tipis untuk ukuran layarnya |
| Warna | Lavender, Mint, Graphite, Silver Blue |
| Keamanan | Face Unlock 2D (tidak ada fingerprint) |
| Samsung DeX | Didukung — gunakan sebagai PC desktop saat terhubung monitor |
| Garansi | 1 tahun garansi resmi Samsung Indonesia |
⚠️ Data resmi Samsung Indonesia · Update 2026-03-15
🖥️ Layar 12.4" 90Hz WQXGA+ — Terbesar di Lini S9 FE
Skor: 4.5/5 · Layar terluas di seluruh seri Galaxy Tab S9 FE
Ukuran Layar
TFT LCD 90Hz WQXGA+ 2560×1600 — Hampir Seluas Buku A4
Tab S9 FE hanya 10.9\" · S9 FE+ pemenangnya di lini FE
12.4" Terbesar
Ukuran
TFT LCD
Panel
90Hz Smooth
Refresh Rate
WQXGA+ 2560×1600
Resolusi
244 ppi — tajam
Kerapatan
Hanya 5.8mm tipis
Ketebalan
📐 Perbandingan Layar di Seri Samsung Galaxy Tab S9
💡 TFT LCD bukan AMOLED — warna kurang vivid dibanding Tab S9 asli (AMOLED), namun brightness merata lebih baik di luar ruangan. Untuk baca teks dan produktivitas seharian, TFT IPS justru lebih ramah mata.
✏️ S Pen Termasuk — Fitur yang Tidak Ada di Kompetitor
Skor Produktivitas: 4.8/5 · Keunggulan utama vs Xiaomi, Honor, dan Poco Pad
S Pen
Sudah Termasuk · ≤9ms Latensi · Slot Penyimpanan Terintegrasi
S Pen tersimpan di slot magnet samping tablet — tidak perlu charger terpisah atau aksesori tambahan. Saat dikeluarkan, Samsung langsung menawarkan shortcut Air Command. Screen Off Memo memungkinkan kamu mencatat bahkan saat layar mati. Latensi ≤9ms membuat tulisan tangan terasa sangat natural, hampir seperti menulis di kertas.
Latensi S Pen
≤ 9ms — sangat responsif
Termasuk Kotak
Ya — tidak perlu beli terpisah
Penyimpanan
Di slot samping tablet
Fitur Air Command
Pintasan cepat S Pen
Screen Off Memo
Langsung catat saat layar mati
vs Kompetitor
Xiaomi Pad 7 tidak ada stylus
✏️ Apa yang Bisa Kamu Lakukan dengan S Pen?
Catatan Tangan Digital
Tulis di Samsung Notes dengan tulisan tangan yang dikonversi otomatis ke teks digital
Anotasi Dokumen & PDF
Tandai, highlight, dan beri komentar langsung di atas dokumen PDF atau gambar
Sketsa & Ilustrasi
Gambar sketsa, wireframe, atau ilustrasi digital di berbagai aplikasi seni
Navigasi & Shortcut
Air Command memberikan akses cepat ke fitur favorit hanya dengan hover S Pen
🏆 Tidak ada tablet di kelas Rp 5–8 juta yang menyertakan stylus dalam kotak kecuali Samsung. iPad Air membutuhkan Apple Pencil terpisah (Rp 1–2 juta), Xiaomi Pad 7 tidak mendukung stylus sama sekali. S Pen adalah keunggulan yang tidak bisa dibandingkan secara harga.
⚡ Performa Exynos 1380
Skor: 4.4/5 · AnTuTu 560.000 · Solid untuk produktivitas, kalah di gaming berat
⚡ Konteks Performa yang Tepat
Exynos 1380 adalah chipset 5nm mid-range yang juga digunakan di Samsung S9 FE biasa. AnTuTu 560 ribu membuatnya setara dengan Honor Pad 9 (SD 6 Gen 1) dan lebih tinggi dari Helio G99 (450k), namun tertinggal dari Xiaomi Pad 7 (SD 7+ Gen 3, 850k) dan Xiaomi Pad 6 (SD 870, 740k). Untuk keunggulan tablet ini ada di ekosistem dan fitur, bukan di raw benchmark. Untuk streaming, dokumen, multitasking, dan gaming kasual — sangat lancar. RAM 12GB adalah nilai lebih nyata untuk produktivitas.
AnTuTu v10
560.000 pts
Geekbench 6 Single-Core
1.020 pts
Geekbench 6 Multi-Core
3.100 pts
PCMark Work 3.0
10.200 pts
3DMark Wild Life
1.750 pts
S Pen Latensi
≤ 9ms
💡 RAM 12GB Keunggulan Nyata — S9 FE+ memiliki RAM terbesar di kelas tablet mid-range Samsung. Ini bukan sekadar angka: dengan 12GB RAM, kamu bisa menjalankan DeX dengan 8–10 aplikasi terbuka sekaligus tanpa reload. RAM Plus virtual tambahan 12GB (total 24GB virtual) dari storage semakin meningkatkan kemampuan multitasking. Untuk kerja serius, ini keunggulan nyata dibanding kompetitor 8GB.
🎮 Gaming — Bukan Tablet Gaming, Tapi Layar 12.4\" Mengagumkan
Layar 12.4\" memberikan keuntungan visual besar — tapi bukan untuk gaming kompetitif berat
⚠️ Catatan Gamer: Jika gaming adalah prioritas utama, Poco Pad (SD 7s Gen 2, 144Hz, ~Rp 4.8 juta) atau Xiaomi Pad 7 (SD 7+ Gen 3, 144Hz, ~Rp 5.2 juta) menawarkan performa gaming jauh lebih tinggi di harga yang lebih murah. S9 FE+ adalah tablet produktivitas — keunggulannya ada di S Pen, DeX, ekosistem Samsung, dan fitur lengkap, bukan di gaming benchmark.
Mobile Legends (Ultra)
✓ Playable60 FPS stabil
Free Fire MAX (Ultra)
✓ Playable60 FPS stabil
PUBG Mobile (HD)
✓ Playable60 FPS stabil
Genshin Impact (Medium)
✓ Playable40–50 FPS cukup smooth
Call of Duty Mobile (High)
✓ Playable55–60 FPS stabil
Genshin Impact (Highest)
✗ Tidak IdealDrop ke 25–30 FPS
🎮 Keuntungan Gaming di Layar 12.4\": Layar 12.4\" memberikan real estate visual yang luar biasa — mini-map lebih besar, teks lebih mudah dibaca, dan detail environment lebih jelas. Untuk casual gaming seperti PUBG, ML, dan FF, pengalaman di S9 FE+ terasa premium meski performa chipset bukan yang tertinggi.
💼 Use Cases — Untuk Siapa Samsung Galaxy Tab S9 FE+?
Skor: 4.6/5 · Terbaik untuk produktivitas, belajar, dan kreativitas
Produktivitas & S Pen (catatan, sketsa)
Luar BiasaS Pen latensi rendah + layar 12.4" + DeX = tablet produktivitas terbaik di kelas mid-range Samsung. Catatan tangan terasa natural
Streaming Netflix / YouTube
Sangat BaikLayar 12.4" dengan audio Dolby Atmos quad-speaker memberikan pengalaman sinematik yang luar biasa untuk ukuran tablet
Belajar & Membaca Online
SempurnaLayar 12.4" WQXGA+ sangat nyaman untuk baca e-book, PDF, dan materi kuliah — luas seperti buku A4 yang sesungguhnya
Samsung DeX (mode desktop)
Sangat IdealHubungkan ke monitor via USB-C/HDMI adapter dan gunakan sebagai PC ringan. Cocok untuk kerja dokumen, email, dan presentasi
Gaming Kasual (ML, FF, PUBG HD)
Cukup BaikGaming kasual lancar di layar 12.4" yang luas — tapi bukan tablet gaming berat. Exynos 1380 tidak sekencang Snapdragon 8-series
Video Call & Meeting Online
Sangat BaikKamera depan 10MP + layar besar + speaker Dolby Atmos = pengalaman meeting yang jernih dan profesional
🎯 Siapa yang Paling Cocok Beli S9 FE+?
Pelajar & Mahasiswa
Layar 12.4" untuk baca buku teks A4, S Pen untuk catatan tangan, baterai 10090mAh tahan seharian kuliah, 256GB untuk semua file
Profesional & WFH
Samsung DeX untuk mode desktop, S Pen untuk anotasi dokumen, RAM 12GB untuk multitasking berat, layar luas untuk split-screen produktif
Kreator Konten Pemula
S Pen untuk sketsa dan ilustrasi digital, layar 12.4" untuk editing foto/video, 256GB storage untuk proyek kreatif
🔋 Baterai 10090mAh 45W — Terbesar di Kelas Mid-Range
Skor: 4.8/5 · Baterai terbesar + pengisian tercepat di kelasnya
Streaming Video (90Hz)
14–16 jam
Netflix & YouTube terus-menerus
Penggunaan Campuran Harian
12–14 jam
Browsing, dokumen, S Pen, streaming
Samsung DeX (Produktivitas)
10–12 jam
Kerja dokumen dan aplikasi ringan
Cas Penuh 45W
~90 menit
0–100% hanya 1.5 jam — tercepat di FE
🔋 Baterai vs Kompetitor Tablet Mid-Range
💡 Charging 45W di S9 FE+ adalah yang paling cepat di kelas Samsung mid-range. Bandingkan dengan S9 FE biasa (25W, ~2.5 jam), atau Poco Pad (33W, ~2 jam) — S9 FE+ unggul dengan 90 menit saja untuk isi penuh baterai 10090mAh raksasa.
⚖️ Perbandingan vs. Tablet Kompetitor
Samsung Galaxy Tab S9 FE+ vs rival terdekat di kelas Rp 5–12 juta
| Tablet | Harga | Layar | RAM/Storage | Baterai | S Pen/Stylus |
|---|---|---|---|---|---|
| ⭐ Samsung Galaxy Tab S9 FE+ | ~Rp 7.5 jt | 12.4" 90Hz TFT | 12GB/256GB | 10090mAh 45W | ✅ S Pen |
| Xiaomi Pad 7 | ~Rp 5.2 jt | 11.2" 144Hz IPS | 8GB/256GB | 8850mAh 45W | ❌ |
| Samsung Galaxy Tab S9 FE | ~Rp 5.5 jt | 10.9" 90Hz TFT | 6GB/128GB | 8000mAh 25W | ✅ S Pen |
| iPad Air M2 (11") | ~Rp 12 jt | 11" 60Hz LCD | 8GB/128GB | 7606mAh 20W | ❌ (Add-on) |
💡 Kesimpulan: S9 FE+ memenangkan: S Pen termasuk, layar terbesar di kelasnya (12.4\"), RAM terbesar (12GB), baterai terbesar (10090mAh) dengan charging tercepat (45W), Samsung DeX, IP68, dan dukungan update terlama (4 tahun). Kalah di: harga (lebih mahal dari semua Android kompetitor), chipset raw performa (Exynos 1380 lebih lambat dari SD 7+ Gen 3 Xiaomi Pad 7), dan refresh rate (90Hz vs 144Hz). Pilih S9 FE+ untuk ekosistem Samsung dan produktivitas; pilih Xiaomi Pad 7 untuk performa per rupiah terbaik.
🎥 Video Review
Review oleh kreator teknologi Indonesia · Dikurasi tim Review Cerdas
⭐ Verdict Akhir Review Cerdas
Diperbarui 2026-03-15
Samsung Galaxy Tab S9 FE+ adalah tablet produktivitas mid-range terlengkap yang ada di Indonesia pada 2026. Tidak ada tablet lain di kelas harganya yang menawarkan paket selengkap ini: layar 12.4\", S Pen bawaan, RAM 12GB, baterai 10090mAh 45W, Samsung DeX, IP68, dan 4 tahun update OS — sekaligus dalam satu perangkat.
Harga Rp 7.5 juta memang lebih mahal dari kompetitor Android lainnya, dan chipset Exynos 1380 bukan yang tercepat. Namun jika kamu mencari tablet yang bisa menemani kuliah, kerja, kreasi, dan hiburan selama bertahun-tahun — dengan S Pen untuk catatan, DeX untuk produktivitas, dan baterai yang tidak mengecewakan — Samsung Galaxy Tab S9 FE+ adalah investasi yang sangat layak.
✅ Cocok Untuk
- • Pelajar/mahasiswa yang butuh layar 12.4\" + S Pen untuk catatan tangan
- • Profesional WFH yang butuh DeX + RAM 12GB untuk multitasking berat
- • Yang butuh tablet anti-air IP68 untuk aktivitas di luar ruangan
- • Penggemar ekosistem Samsung yang butuh aksesori lengkap resmi
- • Yang mau investasi tablet dengan 4 tahun update OS + service center luas
- • Kreator pemula yang butuh stylus untuk sketsa dan anotasi digital
❌ Kurang Cocok Untuk
- • Mobile gamer yang butuh performa chipset tinggi (pilih Poco Pad/Xiaomi Pad 7)
- • Yang punya budget terbatas dan prioritaskan performa per rupiah
- • Yang butuh layar AMOLED vivid seperti di Tab S9 asli
- • Yang butuh refresh rate 120Hz/144Hz untuk gaming dan scrolling mulus
- • Yang jarang pakai S Pen dan tidak butuh fitur DeX
❓ FAQ — Pertanyaan yang Sering Ditanya
Worth it tergantung kebutuhanmu. Jika kamu butuh tablet produktivitas dengan S Pen, layar 12.4" besar, RAM 12GB, baterai 10090mAh, dan dukungan Samsung DeX — ini adalah pilihan terbaik di kelasnya. Dukungan 4 tahun update OS dan ekosistem aksesori Samsung yang lengkap menjadikannya investasi jangka panjang yang solid. Namun jika performa chipset adalah prioritas, Xiaomi Pad 7 dengan Snapdragon 7+ Gen 3 menawarkan performa raw lebih tinggi di harga yang lebih murah (Rp 5.2 juta) — meski tanpa S Pen.
Perbedaan utama: S9 FE+ punya layar lebih besar (12.4" vs 10.9"), RAM lebih banyak (12GB vs 6GB), storage lebih besar (256GB vs 128GB), baterai jauh lebih besar (10090mAh vs 8000mAh) dengan charging lebih cepat (45W vs 25W), dan kamera depan lebih baik (10MP vs 8MP). S9 FE+ juga lebih tipis (5.8mm vs 6mm) meski lebih besar. Harganya selisih sekitar Rp 2 juta — jika kamu butuh layar lebih besar untuk produktivitas, S9 FE+ jauh lebih worth it.
Ya! S Pen sudah termasuk dalam paket penjualan Samsung Galaxy Tab S9 FE+ — berbeda dari iPad Pro atau iPad Air yang memerlukan Apple Pencil terpisah seharga jutaan rupiah. S Pen di S9 FE+ tersimpan di slot samping tablet sehingga tidak mudah hilang. Latensinya sangat rendah (≤9ms), membuatnya terasa sangat natural untuk mencatat tangan, sketsa, dan anotasi dokumen.
Samsung DeX sangat berguna untuk produktivitas. Saat dihubungkan ke monitor eksternal via adapter USB-C ke HDMI, tablet berubah menjadi pengalaman seperti desktop PC Android. Kamu bisa membuka windows yang bisa di-resize, menggunakan keyboard dan mouse Bluetooth, dan bekerja seperti di komputer biasa. Untuk dokumen, email, spreadsheet, browsing, dan presentasi — ini sangat efisien. Bukan pengganti PC untuk pekerjaan berat, tapi untuk pelajar atau pekerja yang butuh fleksibilitas, ini keunggulan nyata.
Baterai 10090mAh adalah salah satu yang terbesar di kelas tablet mid-range. Dalam penggunaan nyata: streaming video bertahan 14–16 jam, penggunaan campuran (browsing, dokumen, streaming) 12–14 jam, gaming kasual sekitar 8–9 jam. Pengisian 45W Super Fast Charging mengisi dari 0–100% dalam sekitar 90 menit — ini jauh lebih cepat dari Samsung Tab S9 FE biasa (25W, butuh ~2.5 jam). Untuk pelajar atau pekerja yang butuh tablet seharian penuh tanpa cas, baterai ini sangat lebih dari cukup.
S9 FE+ vs Xiaomi Pad 7 adalah pertarungan antara ekosistem/fitur vs performa/harga. S9 FE+ unggul di: S Pen termasuk, layar lebih besar (12.4" vs 11.2"), RAM lebih besar (12GB vs 8GB), baterai lebih besar (10090mAh vs 8850mAh), Samsung DeX, IP68, 4 tahun update OS, service center luas. Xiaomi Pad 7 unggul di: chipset lebih kencang (SD 7+ Gen 3 AnTuTu 850k vs Exynos 1380 560k), refresh rate lebih tinggi (144Hz vs 90Hz), harga jauh lebih murah (~Rp 5.2 jt vs ~Rp 7.5 jt). Pilihan tergantung: jika S Pen dan ekosistem Samsung penting, pilih S9 FE+. Jika performa dan harga lebih penting, Xiaomi Pad 7.
📱 Tablet Lain yang Patut Dipertimbangkan
Tertarik Beli Samsung Galaxy Tab S9 FE+?
Layar 12.4\" + S Pen bawaan + RAM 12GB + baterai 10090mAh + Samsung DeX + IP68 — paket tablet produktivitas terlengkap di kelas Rp 7.5 juta.
⚠️ Harga estimasi Shopee 2026-03-15. Klik untuk harga aktual.